Peringati Hari Santri, Pemkab Bekasi Ajak Santri untuk Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman
- account_circle Nayla Bilqis Putriya Rajchika
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber Gambar: tribunnews.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz.com, Bekasi – Plt, Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan para santri untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memahami berbagai aspek pembangunan, selain terus mendalami ilmu agama sebagai tugas utamanya. Pesan tersebut disampaikan pada saat peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Thariq Bin Ziyad, Grand Cikarang City, Cikarang Utara, Kamis (22/10/2026).
“Santri di era modern tidak hanya dituntut belajar ilmu agama tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan teknologi serta tantangan masa kini,” katanya.
Asep menilai peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Perjuangan santri pada masa lalu, terutama lewat penorehan Resolusi Jihad membuktikan peran krusial kalangan pondok pesantren dalam mengawal perjalanan sejarah bangsa.
“Kami mengucapkan selamat Hari Santri. Momentum hari ini kita sekaligus mengenang masa lalu, mulai dari perjuangan santri sampai ada Resolusi Jihad,” ujarnya.
Asep menyatakan sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran strategis yang harus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.
Asep juga meminta para santri membekali diri dengan ilmu agama yang kokoh serta penguasaan teknologi. Menurutnya, pemahaman atas perkembangan zaman menjadi kunci bagi santri untuk memberi dampak positif bagi daerahnya.
“Di situ sudah menandakan kalau santri ini harus eksis. Bukan hanya dia di pesantren, belajar tentang Islam, tapi juga dia harus mengerti teknologi, harus mengerti pembangunan, segala pun harus dimengerti,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, semangat perjuangan para santri terdahulu dapat terus diwariskan kepada generasi-generasi muda.
“Momentum Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa santri memiliki kesempatan untuk berperan lebih luas, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam bidang pendidikan, teknologi, sosial dan pembangunan demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” jelasnya.
- Penulis: Nayla Bilqis Putriya Rajchika
