Isu Teror Pocong Jadi-Jadian di Bekasi, Warga Resah Hingga Aktifkan Ronda Malam
- account_circle Annisa Yalin Rahma
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz.com, Bekasi – Fenomena teror “pocong jadi-jadian” yang ramai diperbincangkan di media sosial membuat warga Kabupaten Bekasi merasa resah. Sosok menyerupai pocong tersebut diduga bukan sekadar aksi iseng, melainkan berkaitan dengan tindak kriminal seperti begal untuk menakut-nakuti warga saat malam hari.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi, salah satunya di Kecamatan Pebayuran. Warga mengaku sempat mendengar suara ketukan misterius di pintu rumah hingga melihat sosok berpakaian putih berjalan di sekitar lingkungan pada larut malam.
Akibat kejadian itu, sebagian warga memilih meningkatkan kewaspadaan dengan kembali mengaktifkan ronda malam dan siskamling guna menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap isu yang belum jelas kebenarannya. Kalau ada kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada aparat setempat,” ujar perwakilan MUI Kabupaten Bekasi, dikutip dari BeritaCikarang.com, Minggu (24/5).
Dalam salah satu kejadian yang viral, warga bersama petugas keamanan lingkungan berhasil mengamankan dua orang yang diduga sengaja mengenakan kain putih menyerupai pocong untuk membuat keresahan di tengah masyarakat. Kedua pelaku kemudian diserahkan kepada aparat setempat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Fenomena tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Banyak warga mengaku mulai merasa khawatir terhadap keamanan lingkungan, terutama saat beraktivitas pada malam hari setelah isu pocong jadi-jadian dan dugaan aksi begal itu ramai dibicarakan di media sosial.
“Menurut aku, kejadian begal yang ramai disebut jadi pocong ini udah bikin warga resah banget. Apalagi kabarnya dia sering bawa senjata tajam, jadi banyak orang makin takut buat keluar malam. Semoga kejadian kayak gini cepat ditangani dan nggak terulang lagi karena benar-benar bikin lingkungan jadi nggak aman,” ujar Icha saat dimintai pendapat terkait kejadian tersebut, Senin (25/5).
Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik karena menunjukkan bagaimana isu yang viral di media sosial dapat memengaruhi rasa aman masyarakat. Kini, warga berharap adanya pengawasan lebih ketat dari aparat serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
- Penulis: Annisa Yalin Rahma
