Pelajar Tewas dalam Tawuran di Underpass Tambun, Tiga Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
- account_circle Zahira Threenovvy Nayla
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber foto : Kompas.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz.com, Bekasi – Aksi tawuran antarkelompok remaja kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Bekasi. Seorang pelajar berinisial HNW (16) dilaporkan tewas setelah terlibat bentrokan di kawasan Underpass Tambun, Jalan Mekarsari Tengah, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (5/6) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah remaja saling kejar dan menyerang menggunakan senjata tajam di sekitar lokasi underpass. Korban yang berusaha menyelamatkan diri akhirnya terjatuh dan menjadi sasaran serangan kelompok lawan.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, tawuran bermula saat sekelompok remaja berkumpul di kawasan Underpass Tambun. Salah satu pelaku berinisial A (19) kemudian mengajak rekan-rekannya untuk mencari lawan tawuran. Ajakan tersebut disetujui dan kelompok tersebut diketahui telah menyiapkan senjata tajam sebelum bertemu dengan kelompok lawan di lokasi kejadian.
Saat bentrokan terjadi, korban bersama kelompoknya berusaha melarikan diri ke arah permukiman warga. Namun korban yang berada di posisi paling belakang tertinggal dari rekan-rekannya dan kemudian diserang secara bergantian oleh para pelaku hingga mengalami luka serius. Korban akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi langsung melakukan penyelidikan. Polisi berhasil mengamankan tiga pelaku berinisial NU (16), F (16), dan A (19). Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Korban berinisial HNW berstatus pelajar kelas IX meninggal dunia akibat serangan senjata tajam yang dilakukan oleh kelompok pelaku,” kata Wakapolsek Tambun Selatan AKP Kukuh Setio Utomo.
Selain menangkap para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan saat tawuran berlangsung. Para pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan terancam dijerat dengan pasal terkait kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian masyarakat karena tawuran remaja di wilayah Bekasi masih kerap terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri serta mendalami motif dan keterlibatan pihak lain dalam aksi tawuran maut tersebut.
- Penulis: Zahira Threenovvy Nayla
