Mahasiswa UBSI Edukasi Orang Tua tentang Pentingnya Pengawasan Gadget pada Anak
- account_circle Nayla Bilqis Putriya Rajchika
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz.com, Bekasi – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar sosialisasi bertema “Pentingnya Pengawasan Orang Tua terhadap Penggunaan Gadget pada Anak” di Griya Bekasi Permai 2, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, (17/5). Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini memiliki sasaran peserta para ibu yang memiliki anak usia dini hingga usia sekolah sebagai upaya meningkatkan kesadaran orang tua dalam mendampingi penggunaan gadget secara bijak.
Acara dimulai oleh Laras selaku Master of Ceremony (MC) yang memandu jalannya kegiatan. Selanjutnya, Noor Azizah, Luzein, Rofi, Bimo, dan Greyceyla menyampaikan materi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak. Mereka mengajak peserta memahami cara menetapkan aturan penggunaan gadget, memilih konten sesuai usia, membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, serta mendorong anak untuk lebih banyak melakukan aktivitas positif di luar penggunaan perangkat digital.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Pada sesi diskusi, para peserta membagikan pengalaman serta kendala yang mereka hadapi saat mendampingi anak menggunakan gadget di rumah. Noor Azizah memandu sesi tanya jawab bersama Greyceyla, Bimo, Rofi, dan Luzein sehingga setiap pertanyaan peserta dapat dibahas secara komunikatif dan mudah dipahami.
Salah satu peserta kemudian mengajukan pertanyaan mengenai cara membatasi waktu penggunaan gadget pada anak.
“Gimana sih cara kita ngebatesin anak kita dari screen? Kadang kan kita kalau dia rewel suka nggak tega, ya?” tanya salah seorang peserta saat sesi diskusi.
Menanggapi hal tersebut, Noor Azizah menjelaskan bahwa orang tua perlu menerapkan aturan yang konsisten tanpa mengabaikan pendekatan yang penuh kasih sayang.
“Orang tua memang harus tegas, tetapi tetap dengan cara yang penuh kasih sayang. Buatlah jadwal penggunaan gadget yang jelas, misalnya setelah anak selesai belajar atau pada waktu tertentu dengan durasi yang terbatas. Orang tua juga perlu memberi contoh dengan tidak terlalu sering menggunakan gadget di depan anak serta mengajak anak melakukan aktivitas lain seperti bermain, membaca buku, atau berolahraga,” jelas Noor Azizah.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia mengakhiri kegiatan dengan permainan edukatif dan pemberian hadiah kepada peserta yang aktif. Antusiasme para ibu selama kegiatan menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya pendampingan penggunaan gadget bagi anak di era digital.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI berharap para orang tua dapat menerapkan pola pendampingan yang tepat sehingga anak mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab tanpa mengabaikan proses tumbuh kembang maupun interaksi sosialnya.
- Penulis: Nayla Bilqis Putriya Rajchika
