APTISI dan SURGE Hadirkan Internet Gratis untuk 4.095 Kampus Swasta di Seluruh Wilayah Indonesia
- account_circle Nayla Bilqis Putriya Rajchika
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber gambar: Kompas.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz.com, Jakarta – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) siap berkolaborasi dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) untuk menyediakan fasilitas internet gratis tanpa kuota bagi 4.095 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh wilayah Indonesia. APTISI dan SURGE menjalankan program ini untuk mendukung pemerataan akses pendidikan di ruang digital.
Wakil Ketua APTISI, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan bahwa APTISI menargetkan program ini menjangkau 1.334 kampus di Pulau Jawa hingga November mendatang, sebelum memperluasnya secara bertahap ke luar Jawa.
Ia mengatakan, selama ini kampus-kampus yang tergabung dalam APTISI masih terkendala untuk saling terhubung termasuk dalam proses pertukaran ilmu.
“Selama ini kami tidak bisa reach, tidak bisa sampai ke dosen dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang anggota APTISI karena keterbatasan komunikasi,” kata Paristiyanti, dilansir dari Kompas.com, Selasa (2/6).
Paris menjelaskan bahwa fasilitas internet gratis tersebut dapat membantu kampus berhemat. Terlebih lagi, SURGE tak hanya membawa fasilitas internet, tetapi juga mendukung platform Sistem Pembelajaran Daring (SPADA),
Ia menjelaskan potensi penghematan setiap kampus bisa mencapai Rp 80 juta per bulan, lewat bantuan fasilitasi tersebut. Penghematan tersebut berasal dari tidak adanya biaya langganan berbagai platform pembelajaran daring.
“Setelah bergabung dengan ekosistem Aptisi-Surge, biaya itu berpotensi nol, karena seluruh modul sudah tersimpan di platform bersama,” jelas Paris, dikutip dari medcom.id, Selasa (2/6).
Ketua Umum APTISI Pusat, Muhammad Budi Djatmiko, berkata PTS merupakan kekuatan besar pendidikan tinggi nasional karena tersebar di berbagai wilayah.
“Jika Indonesia ingin meningkatkan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi secara signifikan, maka PTS harus diperkuat. Tidak mungkin APK pendidikan tinggi naik secara nasional tanpa melibatkan perguruan tinggi swasta. Karena itu, kerja sama APTISI dan SURGE ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses, menekan kesenjangan digital, dan mempercepat pembelajaran berbasis teknologi,” kata Budi.
Dengan adanya program ini, Paris menekankan bahwa pemerataan akses internet berkecepatan tinggi merupakan prasyarat penting menuju keadilan pendidikan. Terutama bagi mahasiswa dan masyarakat di daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas.
- Penulis: Nayla Bilqis Putriya Rajchika
