Dalawampu Daethera 2026 Siap Meriahkan Bandung, Tenxi Jadi Penampil Utama
- account_circle Keisya Aurellia Maharani
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber gambar : Instagram @dalawampu_2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikaranghitz, Bandung – Festival musik Dalawampu Daethera 2026 siap mengguncang Bandung dengan menampilkan deretan penampilan dari musisi besar tanah air. Dalawampu Daethera 2026 akan diselenggarakan di PPI Lapangan Pusenif, Kota Bandung, pada hari ini, Sabtu, 11 Juli 2026. Festival ini tak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga mengusung filosofi yang menjadi identitas penyelenggara.
Tentang nama Dalawampu Daethera, kata “Dalawampu” sendiri berasal dari bahasa Tagalog (Filipina) yang berarti “dua puluh”. Festival ini lahir dari aspirasi dan kreativitas yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pergelaran ini. Dalawampu Daethera sendiri telah berlangsung sejak 2005.
Pada pergelaran tahun 2026 ini, Dalawampu Daethera mengusung tema “Keseimbangan Alam dan Kehidupan” dengan tagline “Grow with Nature, Shine with Harmony”. Tema ini menjadi pengingat bahwa musik, ruang, dan manusia selalu berdampingan dengan lingkungan di sekitarnya. Selain itu, festival ini juga menunjukkan bagaimana alunan melodi dapat menyatukan banyak orang, alam memberikan ketenangan jiwa, dan manusia yang hidup selaras dengan lingkungan.
Sejalan dengan tema, Dalawampu Daethera 2026 menghadirkan deretan musisi dari berbagai genre. Tenxi menjadi penampil utama pada festival ini. Musisi lain yang turut memeriahkan festival adalah Nadin Amizah, HIVI!, Alternotes, TimunHanken, Vora, RumahSakit, dan Twenty Music. Selain itu, akan ada special performance dan kolaborasi dari Sore x Parade Hujan dan D’Masiv x Aldi Taher yang turut memeriahkan acara. Festival ini akan dipandu oleh 2 host, yaitu Tana Tjarman dan Farrel Junior.
Melalui rangkaian penampilan tersebut, Dalawampu Daethera 2026 menjadi kesempatan untuk menikmati penampilan musisi lintas genre dalam satu panggung. Festival ini juga diharapkan dapat menjadi destinasi konser dan festival musik di Bandung.
- Penulis: Keisya Aurellia Maharani
